Cerita Fiksi Air Mata Raksasa
Prasti Sulanjari, Majalah Bobo, Tahun XXXIV Bencana kekeringan sudah lama melanda Desa Yuan. Tanaman-tanaman tidak dapat tumbuh. Akibatnya penduduk Desa Yuan menderita kelaparan. Mereka tidak tahu harus berbuat apa. Ada seorang pemuda penduduk Desa Yuan yang kuat bernama Tan Mien. Ia memikirkan berbagai cara agar kekeringan ini segera berakhir. Pada suatu hari, “Ah, aku ingat! Dulu aku pernah mengurung raksasa di Gunung Pen!” gumam Tan Mien gembira. Tan Mien mengurung raksasa itu karena raksasa itu senang mencuri gula di rumah-rumah penduduk. Raksasa itu suka sekali makanan manis. Tan Mien lalu mengumpulkan penduduk dan menceritakan rencananya. “Itu tidak mungkin. Kami tidak mau berurusan dengan raksasa itu lagi Raksasa itu berbahaya!” kata para penduduk. “Tapi itu satu-satunya cara. Aku butuh banyak bawang untuk aku bawa ke Gunung Pen. Karena itu aku butuh bantuan kalian,” kata Tan Mien. Penduduk tidak mau membantu Tan Mien. Akhirnya Tan Mien melakukan sendiri rencananya. T...